Packaging Adalah? Pengertian, Jenis, Fungsi, Contoh

Packaging adalah salah satu elemen penting dalam sebuah produk. Dengan kata lain, packaging adalah cara untuk mempermudah dalam pemindahan produk..

Peran packaging adalah sangat krusial untuk melindungi kualitas barang di dalamnya. Bayangkan, misalnya produk makanan tanpa packaging, tentu akan mudah terkena kontaminasi bukan?

Untuk mengetahui lebih dalam tentang packaging, simak paparan mengenai pengertian, jenis, fungsi, dan contohnya berikut.

Packaging Adalah?

Apa itu packaging?

Packaging adalah sebuah mekanisme perlindungan barang hasil produksi dengan cara melapisi bagian luar dengan material tertentu. Material ini jenisnya disesuaikan dengan tipe barang dan biasanya mengandung informasi tentang produk yang ada di dalamnya, misal brand, tanggal produksi, kadaluarsa, dan lain-lain. [1]

Sebuah produk tentu akan mengalami beberapa penanganan, setelah produksi selesai, maka produk akan berpindah ke gudang penyimpanan, kemudian ketika proses pendistribusian tiba, produk akan berpindah ke tempat distribusi. Lalu, dari tempat distribusi, akan pindah ke tangan konsumen.

Selama proses panjang tersebut tentu produk harus terjaga dalam keadaan baik. Untuk mewujudkan itu semua, perlu ada packaging yang melapisinya.

Mekanisme packaging mengambil peran penting dalam menjaga kualitas barang mulai dari tahap produksi hingga akhirnya sampai di tangan konsumen. Dengan adanya kemasan, keawetan barang terjamin selama masa penyimpanan atau saat berada di rak supermarket.

Jenis Packaging Modern dan Contohnya

jenis packaging modern

Terdapat berbagai jenis packaging berdasarkan kegunaannya, seperti pada penjelasan di bawah ini.

Primer

Packaging jenis ini merupakan kemasan yang sampai ke tangan konsumen akhir secara utuh. Materialnya biasanya terbuat dari plastik ataupun kertas.

Kaidah estetika diterapkan pada kemasan primer, agar terlihat menarik dan meningkatkan brand awareness. Bahkan ada desainer khusus yang bekerja untuk membuat desainnya lebih menarik serta mengandung makna tertentu.

Selain estetika, kemasan primer juga mengandung informasi yang konsumen perlukan, misal brand, berat bersih, kandungan di dalamnya, varian, dan sebagainya.

Contoh packaging primer antara lain:

  • Botol plastik untuk shampo dan sabun cair
  • Botol kaca pada minuman bersoda
  • Plastic wrap untuk buah dan sayuran
  • Kotak kardus tipis untuk sereal
  • Kaleng untuk sarden

Apabila kemasan primer mengalami kerusakan, maka akan mengakibatkan penurunan kualitas produk yang ada di dalamnya.

Sekunder

Packaging adalah kemasan yang melapisi packaging primer. Biasanya, kemasan jenis ini mengumpulkan beberapa produk menjadi satu pak agar lebih mudah untuk pemindahan dan penghitungan.

“Karena fungsinya adalah untuk mempermudah pendistribusian, maka konsumen akhir biasanya tidak akan melihat packaging sekunder. Kecuali memang membeli barang sejumlah satu pak.”

Contoh packaging sekunder antara lain:

  • Kardus air mineral
  • Cincin plastik pada satu pak kaleng soda

Apabila kemasan sekunder tidak ada, maka tidak akan terlalu memengaruhi kualitas produk, hanya saja akan lebih sulit untuk mengelompokkan satuannya.

Tersier

Setelah melalui proses produksi, barang yang sudah masuk dalam pengepakan primer dan sekunder akan dikumpulkan jadi satu wadah dalam packaging tersier.

Packaging satu ini berguna untuk perpindahan logistik barang dari satu titik ke titik lain dan meminimalisir kerusakan akibat proses perpindahan barang dengan jumlah besar.

Contoh packaging tersier antara lain:

  • Palet kayu
  • Kardus

Material Packaging Modern

material packaging modern

Ada beberapa jenis material yang biasa digunakan oleh produsen barang, antara lain sebagai berikut.

1. Material Karton/Kertas

Material ini bisa Anda pakai untuk mengemas berbagai jenis barang, mulai dari makanan sampai alat elektronik. Bentuknya juga bisa berbagai macam, mulai dari lembaran, kardus, palet, kertas tiup, tabung, dan yang lainnya, tergantung dari jenis produk yang akan dikemas.

2. Material Film

Ada beberapa jenis material film yang populer dalam industri, yakni PVC, PP, dan PE. Material yang merupakan flexible packaging adalah untuk melapisi produk seperti tas, kaleng, dan yang lain. Sifatnya yang fleksibel mampu menyesuaikan bentuk barang yang ada di dalamnya.

3. Material Foam

Material satu ini berguna untuk menjaga bentuk barang yang ada di dalamnya, sehingga biasanya di bagian tengah terdapat lubang yang bentuknya pas untuk menaruh barang.

Fungsi dari material ini tentu untuk melindungi barang dari gesekan. Dengan bahan pembuatannya yang empuk, membuat barang tidak mudah goyah ketika mengalami perpindahan.

4. Material Tekstil

Banyak perusahaan memanfaatkan jenis material ini untuk mengemas barang, terutama yang memerlukan perlindungan ekstra seperti barang elektronik atau bagian tubuh pada kendaraan bermotor. Selain itu, material ini sering digunakan sebagai wadah tambahan untuk produk tertentu.

5. Material Plastik

Material ini biasanya digunakan sebagai kemasan utama di industri FMCG dan seringkali dapat ditemui di supermarket. Selain berperan sebagai kemasan utama, plastik juga dapat digunakan sebagai kemasan sekunder dan tersier, serta memiliki sifat yang dapat digunakan kembali (reusable).

Namun, ada juga plastik yang bersifat biodegradableBiodegradable packaging adalah kemasan yang ramah lingkungan. Sehingga mudah terurai oleh organisme.

Fungsi Packaging

Mengemas produk menggunakan box karton dan stiker brand

Fungsi peckaging adalah sebagai berikut:

1. Sebagai Wadah

Fungsi utamanya adalah sebagai wadah bagi produk itu sendiri. Bayangkan jika tidak ada kemasan, produk pasti akan tersebar ke mana-mana. Selain itu, proses penghitungannya juga akan menjadi lebih rumit.

2. Proteksi

Fungsi dan manfaat packaging adalah untuk perlindungan dari kerusakan yang mungkin terjadi selama proses perpindahan. Dengan adanya packaging yang sesuai, maka gesekan, kontaminasi, pembusukan, dan lain sebagainya bisa terhindarkan.

Karena, mekanisme proteksi dari kemasan dapat menjaga produk dari suhu, cahaya, dan paparan lingkungan lain yang bersifat merusak barang.

3. Media Promosi dan Komunikasi

Packaging biasanya memuat informasi tentang barang di dalamnya seperti merek, berat bersih, komposisi, tanggal pembuatan, kadaluarsa, varian, dan sebagainya. Hal ini tentu memiliki fungsi sebagai promosi dan komunikasi kepada calon konsumen.

Dengan adanya informasi yang tertera pada kemasan, konsumen jadi tahu apakah barang tersebut yang ia butuhkan atau bukan.

4. Pembeda

Bagaimana cara konsumen membedakan produk susu rasa coklat dan stroberi ketika kemasannya tertutup rapat dan isi di dalamnya tidak terlihat? Jawabannya terletak pada kemasan. Susu rasa coklat biasanya memiliki tulisan atau gambar coklat yang tertera pada kemasannya, begitu juga dengan susu rasa stroberi.

Fungsi kemasan sangat berperan dalam hal ini karena informasi yang tercetak pada kemasan memberikan petunjuk langsung kepada konsumen mengenai jenis produk yang ada di dalamnya. Selain itu, kemasan juga memiliki peran sebagai penanda keaslian produk, membedakan antara barang asli dan tiruan.

5. Menambah Estetika

Kemasan juga berfungsi untuk menambah nilai estetika dari suatu produk, sehingga bisa meningkatkan nilai jual. Di perusahaan, biasanya ada desainer khusus untuk menciptakan desain kemasan yang lebih estetik dan enak dipandang.

6. Kenyamanan

Dengan adanya kemasan, maka konsumen akan merasa nyaman untuk membawa produk ke mana-mana. Terlebih lagi apabila terdapat variasi pada kemasan, misal pada studi kasus sabun kemasan mini yang travel-friendly sehingga bisa masuk ke koper dan menghemat tempat.

Simpulan

Jadi, packaging adalah salah satu esensi penting dalam logistik, terutama untuk menjaga kualitas barang, sehingga perusahaan perlu menaruh atensi lebih pada hal ini. Dengan packaging yang pas dan sesuai, maka akan membuat konsumen tertarik dan puas dengan kualitas barang di dalamnya.

Esensi lain yang tak kalah penting dari packaging adalah teknologi. Untuk mendukung kelancaran transportasi logistik, Anda dapat memanfaatkan teknologi GPS Tracker dari GPSKU. Fungsi alat ini bisa untuk pemilihan rute terbaik, pelacakan kendaraan, dan sebagainya. Pesan sekarang dengan klik di sini.

Copyright © 2008 - 2024 All Right And Reserved GPSKU GPS Tracker | PT.GPSKU Karya Indonesia