Anda tentu sering mendengar istilah “city car” dan “hatchback” yang dipakai orang untuk menyebut jenis mobil yang sama. Tapi apakah keduanya memang sama? Atau, rupa-rupanya ada perbedaan city car dan hatchback yang belum banyak orang ketahui?
Sedikit bocoran, city car dan hatchback sebenarnya punya kegunaan yang berbeda. Jadi, jangan sampai Anda salah mengendarai mobil. Sebelum itu, sebaiknya pahami dulu apa yang membedakan city car dengan hatchback, begitu juga sebaliknya.
Apa Itu City Car?

Sesuai namanya, city car adalah mobil kecil nan ramping yang dibuat khusus untuk medan perkotaan. Bagaimana tidak, lalu lintas di kawasan urban cenderung padat, sementara ruas jalannya sempit dan tempat parkir terbatas.
Secara teknis, sebuah mobil tergolong sebagai city car apabila memenuhi spesifikasi berikut ini:
- Pendek dan ringkas (panjangnya kurang dari 3,7 meter)
- Radius belok kecil
- Mesin berkapasitas kecil (sekitar 1,0-1,4 liter)
- Lebih enteng dari sedan atau SUV
- Penggerak sederhana (FWD)
- Fitur minimalis
Menariknya, ide city car pertama kali pertama kali terbentuk di Eropa, khususnya di negara-negara seperti Italia dan Jerman. Perkembangannya sendiri dipicu Perang Dunia II.
Karena kondisi ekonomi yang terpuruk pasca perang, masyarakat membutuhkan kendaraan dengan harga terjangkau. Kala itu, pendapatan penduduk sangat rendah sementara harga bahan bakar melambung tinggi. Alhasil, city car pun lahir untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Fiat 500 yang diproduksi pada tahun 1957 merupakan city car pertama, dengan fitur utama berupa ukurannya yang kecil dan super murah. Pada tahun 2025, Cina menjadi negara dengan pengguna city car tertinggi.
Sementara itu, di Indonesia, mobil compact juga semakin laris seiring dengan pesatnya urbanisasi. Model-model seperti Toyota Agya dan Daihatsu Ayla berhasil mencetak angka penjualan yang tinggi karena alasan ini.
Apa Itu Hatchback?
Apa itu mobil hatchback? Hatchback adalah jenis mobil dengan pintu belakang (dalam bahasa Inggris disebut “hatch”) yang terbuka ke atas sebagai jalan masuk menuju bagasi. Mobil jenis ini menyatukan ruang penumpang dan bagasi ke dalam satu area interior. Tak seperti mobil sedan yang menyekat kedua ruang tersebut.
Secara teknis, hal-hal yang menjadi ciri khas hatchback antara lain:
- Pintu belakang terbuka ke atas
- Desain dua kotak (kompartemen mesin + area penumpang/bagasi gabungan)
- Kursi belakang yang bisa dilipat
- Punya tiga atau lima pintu
Beberapa contoh hatchback favorit sepanjang masa ialah Volkswagen Golf, Honda Civic, dan Ford Focus. Mereka semua punya akar yang sama, yaitu Citroën Traction Avant Commerciale tahun 1938 buatan Prancis. Mobil ini yang pertama kali dilengkapi dengan pintu bergaya hatch di belakang.
Tak berselang lama, tren mobil hatchback kian menjamur dengan hadirnya Renault 4 (1961), hatchback pertama yang dijual dalam skala besar. Selama tahun 1970-an, Jepang mengembangkan hatchback yang lebih kecil, lebih ringan, dan lebih murah.
Pada era 1980-an, hatchback tersebar luas di seluruh dunia. Eropa, Asia, dan tidak ketinggalan pula di Amerika Utara.
Beda City Car dan Hatchback
Sering kali kita bingung membedakan mana city car dan mana yang hatchback. Toh, kebanyakan city car berupa hatchback. Jadi, jika Anda menjumpai mobil hatchback mungil, wajar untuk berasumsi bahwa mobil tersebut juga tergolong city car.
Selain itu, keduanya sama-sama mengusung fitur urban-friendly (mis. ukuran ringkas, akses bagasi mudah, kelincahan bermanuver). Nah, untuk memudahkan Anda mengidentifikasi perbedaan mobil hatchback dan city car, inilah daftar pembanding keduanya.
1. Tujuan
City car menjadi solusi praktis, terjangkau, nan efisien untuk mobilitas urban. Mudahnya, mobil ini diperuntukkan buat perjalanan dekat dan menembus kemacetan. Sebaliknya, hatchback justru dirancang untuk fleksibilitas. Itulah sebabnya mobil ini punya pintu belakang hatch yang menambah ruang bagasi.
Hatchback cocok untuk aneka penggunaan (kota, pedesaan, jalan tol). Sedangkan city car lebih menitikberatkan pada sisi kenyamanan berkendara di tengah kota.
2. Desain Bodi
Desain bodi city car ringkas dan minimalis. Selain itu, mobil-mobil ini lebih pendek dari rata-rata kendaraan sejenis. Dimensi yang kecil dapat memaksimalkan kemampuan manuver dan kenyamanan pada saat parkir.
Sementara itu, hatchback menonjolkan pintu belakang hatch yang terbuka ke atas. Hatchback sendiri bermacam-macam jenisnya, mulai dari city car yang compact hingga model yang bongsor. Meskipun demikian, ada atau tidaknya pintu hatch tersebut adalah satu-satunya ciri khas yang wajib Anda ingat.
3. Ukuran
Mobil city car normalnya berukuran mungil, rata-rata kurang dari 3,7 meter. Sebaliknya, ukuran hatchback jauh lebih bervariasi.
Sudah barang tentu, ada hatchback kecil yang ukurannya persis seperti city car. Tapi ada juga hatchback yang lebih besar, mulai dari model praktis seperti Volkswagen Golf sampai versi menengah macam Ford Focus. Mengacu pada desainnya, hatchback punya ukuran yang lebih beragam.
4. Mesin
Mesin city car umumnya berkapasitas kecil, sekitar 0,6L hingga 1,2L. Tujuannya untuk menghemat bahan bakar dan menekan emisi, menjadikannya pilihan ideal untuk mobilitas harian di kota.
Sebaliknya, hatchback hadir dengan pilihan mesin lebih beragam—mulai dari 1.0L hingga 2.0L ke atas—menawarkan tenaga lebih besar jika dibutuhkan.
Di sinilah letak perbedaan city car dan hatchback: city car menekankan efisiensi, sementara hatchback menonjolkan fleksibilitas performa untuk berbagai situasi, dari perjalanan santai hingga kebutuhan daya ekstra.
5. Kapasitas Penumpang
City car bisa menampung dua hingga empat orang dewasa dengan nyaman. Namun, bagian kursi belakangnya terasa sempit, sehingga kurang cocok untuk perjalanan jauh—kecuali kalau penumpangnya tidak keberatan dengan pegal di punggung dan kaki setelahnya.
Bukan soal kenyamanan penumpang, city car lebih fokus pada dimensi yang ringkas. Tujuannya jelas: lincah di jalanan padat. Tak heran, mobil jenis ini lebih sering dijadikan kendaraan harian pribadi.
Sebaliknya, hatchback dapat membawa empat sampai lima orang dewasa. Ruang kaki dan kepala lebih lega, membuatnya lebih bersahabat untuk perjalanan jarak menengah hingga jauh. Karena itu, perbedaan city car dan hatchback cukup terasa—terutama saat membawa keluarga atau rombongan kecil keluar kota.
Secara fungsi, perbedaan city car dan hatchback ada pada orientasi desain: city car mengutamakan kelincahan, sedangkan hatchback mengimbangi ruang dan kenyamanan.
Pilih City Car atau Hatchback?
Tuntas sudah pembasahan mengenai hatchback vs city car. Sekarang, mestinya sudah lebih mudah untuk mengenali keduanya, begitu juga menentukan tambatan hati. Namun, apa pun pilihan akhir Anda, ada satu hal yang tidak boleh disepelekan. Yaitu? Memastikan kendaraan Anda aman dan siap pakai.
Mobil, tidak peduli besar atau kecil, rentan menjadi sasaran kejahatan di daerah perkotaan. Itulah sebabnya GPS tracker mobil GPSKU menjadi perangkat tambahan yang wajib ada. Dilengkapi fitur tracking lokasi real-time, riwayat perjalanan, dan keamanan ekstra, proteksi kendaraan kian mudah.
Jadi, sudahi dulu diskusi soal perbedaan city car dan hatchback, waktunya bertindak cepat. Cek rangkaian lengkap produk GPSKU dan temukan solusi terbaik untuk kebutuhan Anda!