12 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Jok Motor

Saat Anda mengendarai mobil, Anda tentu memiliki kapasitas penyimpanan yang lebih besar. Namun, bagaimana jika Anda membawa sepeda motor? Anda memiliki keterbatasan penyimpanan. Di sisi lain, tidak semua barang bisa Anda bawa. Maka, ketahui apa saja barang yang tidak boleh disimpan di jok motor.

Perhatikan Hal Ini Sebelum Membawa Barang pada Bagasi Motor

Membawa Barang pada Bagasi Motor

Apa yang harus Anda bawa di bawah jok motor terkadang tergantung pada seberapa lama dan jauh perjalanan Anda. Ada beberapa perlengkapan yang wajib Anda bawa, seperti jas hujan atau perkakas untuk perbaikan kecil. Lalu, mempertimbangkan ukuran dan penempatan untuk kenyamanan berkendara.

“Ada beberapa jenis barang yang tidak boleh disimpan di jok motor. Alasan utamanya untuk keselamatan, barang-barang tersebut tidak sebaiknya disimpan di bagasi.” 

Namun, tidak semua benda bisa Anda bawa. Sebelum mengulas apa saja benda yang tidak boleh Anda bawa, ketahui hal penting seputar penggunaan bagasi berikut.

Berat Muatan

Pertama, soal berat muatan. Pabrikan unit roda dua akan mencantumkan beban maksimal yang mampu ditopang kendaraannya, termasuk bagasi, dan tidak boleh melebihinya karena dapat membahayakan kestabilan kendaraan.

Kecepatan Kendaraan

Kedua, kecepatan. Sebaiknya Anda juga ingat bahwa mengendarai unit roda dua bermuatan tidak sama dengan mengendarai kendaraan yang lebih ringan.

Panjang Barang

Ketiga, ukuran panjang. Perlu Anda ingat bahwa kita tidak berkendara sendirian di jalan raya. Sehingga Anda tidak boleh membawa barang bawaan yang menonjol berlebihan dari struktur unit roda dua.

Sesuai aturan, bagasi kendaraan tidak boleh menempati lebih dari setengah meter di setiap sisinya mulai dari sumbu memanjang sepeda motor.

12 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Jok Motor

Saat Anda hendak membeli unit roda dua yang baru, salah satu pertimbangan penting selain fitur dan pemakaian bahan bakar, adalah kapasitas bagasi. Sarana tersebut bisa menjadi hal paling berguna, terutama untuk menaruh benda-benda penting kepunyaan Anda.

Dengan kapasitas yang lebih besar, tentu akan membuat Anda lebih leluasa membawa barang di jok motor. Hanya saja, tidak semua benda bisa Anda taruh di tempat tersebut. Anda harus mengetahui apa saja yang bisa Anda simpan di penyimpanan tersebut.

Kira-kira, apa barang yang tidak boleh ditaruh di jok motor? Berikut ulasannya:

1. Jas Hujan Basah

Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Jok Motor

Salah satu barang wajib yang ada di bagasi Anda adalah jas hujan. Namun, seringkali pengguna tidak mengeringkan terlebih dahulu setelah menggunakannya untuk menahan dari terpaan hujan.

Sebaiknya, Anda tidak menaruh jubah tersebut jika masih dalam keadaan basah. Apalagi jika kondisi kendaraan masih panas. Sebab, menyimpan jubah yang masih basah hanya akan membuatnya rusak. Terutama jika jubah tersebut berbahan gore tech atau polyester.

Agar tidak terjadi kerusakan, sebaiknya keringkan terlebih dahulu, baru Anda masukkan.

2. Botol Kaca dengan Isi Alkohol

Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Jok Motor

Anda juga tidak boleh menyimpan botol yang berisi cairan berbahaya atau bahan alkohol. Terlebih jika botol tersebut berbahan kaca. Jika terjadi goncangan, maka bisa berpotensi pecah. Jika sudah demikian, bisa terjadi kebocoran dan rentan terjadi kebakaran lantaran sifat kimia cairan tersebut.

3. Parfum

Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Jok Motor

Kemudian, Anda juga tidak boleh untuk menyimpan wewangian ini di dalam penyimpanan bagasi. Wewangian tersebut memiliki cairan yang dapat menguap. Ini dapat memicu adanya api jika terkontaminasi dengan bahan bakar.

4. Korek Api

Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Jok Motor

Jangan pernah menyimpan benda ini di dalam ruang penyimpanan. Benda ini mudah meletup dan bahkan meledak apabila terkena suhu yang cukup tinggi. Sehingga dapat berbahaya bagi Anda. Bisa-bisa unit roda dua Anda terbakar.

5. Powerbank

Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Jok Motor

Jika Anda hendak menyimpan daya cadangan ini pada tempat penyimpanan, sebaiknya urungkan saja niat Anda. Perangkat ini juga termasuk benda yang berpotensi terbakar lantaran terkena panas.

Apalagi jika dalam kondisi kendaraan berjalan. Temperatur akan meningkat. Sementara, tidak ada sirkulasi udara antara mesin dengan ruang penyimpanan. Sehingga, akan cukup berbahaya untuk menaruhnya di sana.

6. Make Up

Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Jok Motor

Untuk kaum perempuan, salah satu benda wajib untuk dibawa kemana-mana adalah alat rias. Terkadang mereka membawanya ke motor jok besar.

Namun, menyimpannya di ruang penyimpanan kendaraan bukanlah hal bijak. Sebab, bisa saja akan mengalami kerusakan lantaran terpapar suhu yang panas.

Tentunya Anda tidak ingin make up kesayangan Anda tidak bisa terpakai lagi. Ada baiknya untuk menaruhnya ke tas khusus.

7. Obat

Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Jok Motor

Menaruh obat-obatan di dalam ruang penyimpanan ini juga bukanlah hal yang tepat. Lagi-lagi faktor temperatur roda dua yang mudah panas dapat merusak kondisi obat tersebut. Apalagi sudah jelas di dalam kemasan obat, umumnya tercantum anjuran untuk menyimpannya di lokasi yang sejuk.

8. Minuman Soda

Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Jok Motor

Minuman berkarbonasi memiliki kandungan CO2. Kandungan ini juga rentan meledak apalagi jika terpapar suhu tinggi. Meski berada dalam kemasan yang cukup aman, namun bukan berarti Anda bisa menganggapnya remeh. Apalagi jika anda menaruhnya dalam waktu yang lama, dengan paparan temperatur tinggi.

9. Buah dan Sayuran

Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Jok Motor

Tidak bijak rasanya jika Anda menaruh buah dan sayuran ke dalam penyimpanan kendaraan. Ketika kendaraan Anda menyala, temperaturnya bisa mencapai hingga 36 derajat. Ini dapat merusak kesegaran dari bahan makanan tersebut.

10. Handphone atau Barang Elektronik

Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Jok Motor

Bolehkah laptop ditaruh jok motor? Anda sebaiknya tidak menaruh benda tersebut termasuk handphone atau tablet ke dalam ruang penyimpanan unit roda dua. Goncangan ketika berada di jalan raya saja bisa berpotensi merusak perangkat tersebut.

Hal beresiko lainnya, adalah potensi terkena temperatur tinggi yang dapat memicu radiasi hingga kebakaran. Terlebih ketika Anda singgah ke layanan SPBU.

Jika memang terpaksa untuk menyimpan ponsel, pastikan perangkat tersebut dalam keadaan mati. Kemudian, bungkus dengan lapisan seperti kain agar tidak mudah terpapar panas. Lalu, pastikan Anda tidak menaruhnya terlalu lama karena paparan panas bisa saja merusak.

11. Senjata Tajam

Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Jok Motor

Sebaiknya, jangan simpan atau bawa benda-benda tajam seperti pisau atau gunting pada ruang penyimpanan unit roda dua Anda. Selain dapat merusak bagian dalamnya, Anda juga bisa saja terkena sanksi oleh polisi. Dalam razia kendaraan, benda-benda seperti ini masuk kategori berbahaya.

12. Benda Berharga

Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Jok Motor

Terakhir, pastikan Anda tidak membawa barang bernilai seperti emas atau perhiasan, dokumen dan uang tunai dalam jumlah banyak. Banyak tindak kejahatan yang menyasar pada ruang penyimpanan unit roda dua. Anda tentunya tidak ingin berharga Anda raib begitu saja bukan? 

Anda harus sangat berhati-hati dengan barang-barang yang Anda bawa. Jika ada sesuatu yang terlalu berat untuk kenyamanan Anda, cobalah opsi tas portabel. Dalam kebanyakan kondisi, Anda akan kesulitan dengan barang bawaan jika Anda tidak memiliki tempat khusus untuk membawa barang tersebut.

Nah, itulah informasi seputar barang yang tidak boleh disimpan di jok motor. Ketahuilah bahwa hal tersebut bertujuan untuk menjaga keamanan Anda, termasuk kendaraan Anda. Bawalah tas atau alat kemas lainnya jika Anda ingin tetap membawa barang tersebut.

Kenyamanan berkendara adalah salah satu faktor penting. Menggunakan alat GPS Tracker Motor juga sangat bermanfaat untuk menambah rasa aman saat berkendara. Fitur GPSKU bisa menjadi pilihan untuk proteksi kendaraan Anda. Yuk pasang segera GPS Tracker Motor dari GPSKU.

Copyright © 2008 - 2024 All Right And Reserved GPSKU GPS Tracker | PT.GPSKU Karya Indonesia