logo mobile 2024

Alat Berat Compactor: Pengertian, Jenis, dan Fungsinya

Di balik kokohnya infrastruktur dan mulusnya jalan tentu tidak terlepas dari proses perataan dan pemadatan tanah saat pembangunannya. Adapun kunci dari padatnya tanah tersebut adalah pemanfaatan alat berat compactor.

Sebenarnya apa alat compactor itu? Temukan definisi, tipe, dan juga kegunaan compactor dalam ulasan di sini.

Pengertian Alat Berat Compactor

alat berat compactor

Compactor atau sebutan lainnya mesin penggilas adalah sejenis alat untuk meningkatkan kepadatan tanah, aspal, kerikil, dan jenis material lain. Dengan bobot berton-ton, alat ini mampu menekan permukaan tanah untuk tercapai tingkat kepadatan tertentu.

Proses pemadatan ini sangatlah krusial dalam proses konstruksi landasan pacu, jalan, dan bangunan lain. Tanah yang kurang padat dapat mengakibatkan beragam masalah serius seperti:

  • Ambles atau penurunan permukaan tanah
  • Keretakan permukaan jalan
  • Genangan air dan memicu kerusakan struktur bangunan di atasnya.

Untuk menghindari masalah tersebut, beragam alat compactor selalu dilibatkan dalam berbagai proyek konstruksi. Ada beragam tipe alat berat pemadat tanah yang tentunya punya kegunaan yang berbeda-beda.

Tidak cuma itu, merek alat berat compactor juga banyak pilihannya. Adapun yang mungkin sering Anda jumpai di setiap proyek konstruksi adalah merek Caterpillar, Komatsu, Sakai, dan Bomag.

Jenis Alat Berat Compactor

jenis alat berat compactor

Karena tersedia beragam tipe mesin penggilas, pelaksana proyek bisa dengan mudah memilih jenis alat berat sesuai dengan medan dan juga material yang ingin dipadatkan.

Secara sederhana, komponen alat berat compactor dapat diklasifikasikan menjadi dua tipe yaitu penggilas dari baja dan roda karet. Namun, untuk lebih lengkapnya, simak beragam alat penggilas untuk proyek konstruksi jalan dan infrastruktur lainnya.

1. Vibratory Roller

Alat berat compactor vibro

Sama seperti namanya, alat berat vibro ini memiliki drum baja yang dapat bergetar berulang. Dengan begitu material yang ada di bawahnya bisa menjadi padat dengan cepat.

Alat berat compactor vibro ini tidak cuma untuk memadatkan tanah tetapi juga aspal. Dengan performa yang mumpuni, alat berat ini acap kali dimanfaatkan dalam mega proyek konstruksi.

2. Single Drum Roller

alat berat compactor

Dari namanya saja bisa diketahui kalau alat konstruksi ini punya satu drum baja di bagian depannya. Sementara itu, bagian belakang alat ini memiliki roda sehingga mempermudah mobilitasnya.

Compactor tipe ini sangat mumpuni untuk pemadatan tanah dengan kadar air yang cukup tinggi. Selain itu, alat ini juga cocok untuk memadatkan tanah dengan medan yang curam.

3. Tandem Roller

alat berat compactor tandem roller

Alat berat tandem roller punya silinder baja di depan dan juga belakang. Kedua drum tersebut lebarnya sama tapi diameternya kadang berbeda.

Dengan dua penggilas, tandem roller dapat memberikan hasil akhir permukaan yang rata dan stabil. Selain untuk mengkompaksi tanah, tandem roller juga berguna untuk memadatkan lapisan aspal. Sehingga permukaan jalan aspal bisa menjadi lebih mulus dan juga tahan lama.

Perlu Anda catat bahwa tipe compactor ini tidak cocok untuk penggilasan landasan berbatu karena dapat merusak komponen drum penggilasnya.

4. Three Wheel Roller

alat berat compactor roller

Nama lain dari mesin ini adalah macadam roller. Pasalnya, compactor ini seringkali dimanfaatkan untuk menggilas lapisan batu pecah atau kerikil pada jalan makadam.

Bentuk alat berat ini cukup unik karena ada dua roda atau penggilas berbahan baja di bagian depan dan satu silinder baja di bagian belakang. Jadi, area yang tidak tergilas oleh drum depan akan tergilas oleh drum belakang.

Untuk menambah bobot alat berat compactor roller ini, silinder tersebut dapat diisi dengan beragam material seperti pasir, air, atau minyak. Dengan begitu, alat tersebut bisa menekan material dengan optimal.

5. Mesh Grid Roller

Alat berat compactor

Berbeda dengan tipe compactor sebelumnya yang punya penggilas dengan permukaan halus, komponen silinder baja mesh grid roller ini berlubang-lubang mirip anyaman. Tentu saja penggunaan compactor grid roller ini juga berbeda.

Mesh grid roller sangat ideal untuk tipe tanah yang kasar atau bercampur kerikil. Dengan bentuk silinder yang berlubang, hasil akhir penggilasan ini memang tidak begitu mulus. Tapi, tekstur tanah tetap akan padat dan kuat.

Selain itu, tekstur permukaan kasar ini cocok untuk tipe jalan tanah sehingga meminimalisir terjadinya selip pada roda kendaraan yang akan melalui jalan tanah tersebut.

6. Segment Roller

cara kerja alat berat compactor

Bentuk silinder penggilas segment roller cukup unik karena menyerupai gerigi. Compactor tipe ini ideal untuk jenis tanah liat atau berlempung. Jenis tanah becek atau berkadar air tinggi juga cocok digilas dengan compactor ini.

Dengan silinder baja bergerigi, compactor ini dapat menekan tanah dengan maksimal. Adapun cara kerja alat berat compactor segment roller sama saja dengan mesin penggilas lainnya yaitu dengan bergerak maju mundur agar lapisan tanah menjadi padat.

7. Sheep Foot Roller

alat berat compactor

Sekilas bentuk silinder sheep foot roller serupa dengan segment roller. Bagian penggilas tersebut memiliki tonjolan-tonjolan sehingga akan menimbulkan jejak di tanah yang mirip kaki domba.

Sheep foot roller cocok sekali untuk pemadatan tipe tanah yang berpasir atau berlempung. Tonjolan pada silinder dapat mencengkeram dan memberikan tekanan yang kuat pada lapisan tanah.

Ada dua jenis sheep foot roller dalam bidang konstruksi. Yang pertama adalah jenis compactor yang harus ditarik dengan alat berat lain. Sementara itu, ada juga tipe compactor yang menyatu dengan mesin sehingga dapat dioperasikan secara langsung.

7. Pneumatic Tired Roller

alat berat compactor aspal

Alat berat aspal ini sangat berbeda dengan tipe compactor lain karena tidak menggunakan roda silinder baja sebagai penggilas. Pneumatic Tired Roller memanfaatkan roda karet layaknya traktor atau alat berat pada umumnya.

Pneumatic roller umumnya punya 7 atau 8 roda. Pemasangan roda depan dan belakang didesain tidak sejajar sehingga area yang tidak tergilas roda depan dapat dipadatkan oleh roda bagian belakang.

Adapun fungsi utama dari pneumatic roller adalah untuk membuat lapisan aspal hot mix jadi lebih padat dan halus.

Fungsi Alat Berat Compactor

fungsi alat berat compactor

Peran compactor dalam proyek konstruksi lebih dari sekadar alat untuk memadatkan tanah. Berikut adalah beragam fungsi dari alat compactor.

1. Meratakan Permukaan Tanah

Sebelum proses pemadatan, beberapa jenis compactor dapat membantu proses perataan tanah. Dalam hal ini, biasanya diperlukan tipe compactor dengan silinder bergerigi seperti segment roller atau sheep foot roller.

Roda silinder bergerigi tersebut dapat memecah gumpalan tanah sehingga proses pemadatan dapat berjalan lebih mudah.

2. Memadatkan Material Lain

Selain tanah, compactor bisa untuk memadatkan jenis material lain seperti lapisan kerikil, tanah berpasir, jalan makadam, dan juga aspal.

Namun, pastikan untuk memilih jenis compactor yang tepat sesuai dengan material yang akan dipadatkan. Sebagai contoh, gunakan segment roller untuk tanah lempung, three wheel roller untuk kerikil atau makadam, dan pneumatic roller untuk aspal hot mix.

3. Menghaluskan Aspal

Tidak hanya untuk memadatkan, compactor juga bisa menggilas lapisan aspal sehingga permukaannya menjadi lebih halus. Compactor tipe pneumatic roller dapat melakukan tugas ini dengan sangat baik.

4. Menyiapkan tanah sebelum proses pembangunan

Selain untuk konstruksi jalan, proses pemadatan tanah juga krusial untuk pembangunan gedung. Melalui proses kompresi, kepadatan tanah dapat dimaksimalkan sehingga meminimalisir kemungkinan penurunan tanah.

Dengan begitu, pondasi dapat lebih kokoh dan bangunan juga dapat bertahan lama.

Alat compactor memang tidak dapat terpisahkan dari semua jenis proyek konstruksi. Dengan kemampuannya untuk meningkatkan kepadatan material, compactor dapat memastikan kesuksesan pembangunan jalan, landasan, dan juga beragam jenis bangunan.

Nah, kalau Anda merupakan pemilik usaha penyewaan compactor, sebaiknya Anda memasang GPS tracker pada alat berat tersebut. Dengan begitu, Anda bisa melacak lokasi dan juga durasi penggunaan alat berat secara real time.

Tidak perlu bersusah payah untuk mencari penyedia GPS untuk alat berat compactor karena Anda bisa mengandalkan GPSKU. Kunjungi website GPSKU di gpsku.co.id sekarang juga untuk memperoleh informasi lebih lanjut terkait alat ini.

Baca juga

CLAIM PROMO

Dapatkan Promo Special untuk Pengguna Baru GPSKU