Jenis-Jenis Mobil Logistik Kecil-Besar dan Kegunaannya

Mobil logistik adalah salah satu faktor yang penting dalam dunia bisnis, terutama bagi mereka yang bergerak di bidang distribusi atau pengiriman barang. Dengan menggunakan kendaraan logistik, Anda dapat mengirim barang dari satu tempat ke tempat lain dengan lebih cepat, efisien, dan aman.

Namun, tidak semua kendaraan logistik cocok untuk setiap jenis barang dan kebutuhan. Dalam artikel ini, kami ak an membahas tentang jenis-jenis kendaraan logistik kecil-besar dan juga kegunaannya.

Mari kita simak bersama mengenai jenis-jenis kendaraan logistik!

6 Jenis Mobil Logistik

Truk logistik

Kendaraan logistik adalah mobil yang digunakan untuk mengangkut barang dari satu tempat ke tempat lain. Kendaraan logistik memiliki berbagai jenis, ukuran, dan kapasitas yang berbeda, sesuai dengan kebutuhan pengiriman barang.

Jenis kendaraan logistik yang paling umum di Indonesia adalah mobil pickup, mobil box, mobil engkel, mobil CDD, mobil fuso, dan mobil tronton. Berikut adalah penjelasan singkat tentang masing-masing jenis kendaraan logistik beserta kegunaannya.

Mobil Pickup

mobil pickup

Mobil pickup adalah jenis kendaraan logistik berukuran kecil dengan atap dan bak yang terbuka untuk muatan. Ukuran mobil pickup rata-rata memiliki panjang 2,37 meter, lebar 1,44 meter, tinggi 30 cm, dan tonase hingga 900 kg.

Mobil pickup cocok untuk mengangkut barang-barang ringan dan sedang seperti bahan bangunan, peralatan rumah tangga, barang elektronik, dan sebagainya. Mobil pickup juga mudah bergerak di jalan-jalan yang sempit dan padat.

Mobil Box

mobil box

Mobil box merupakan jenis kendaraan logistik yang memiliki ruang muatan tertutup dan berbentuk kotak. Terdapat beberapa beberapa varian dari mobil box di Indonesia, seperti mobil box grandmax, mobil box engkel, mobil box CDD, dan mobil box fuso.

Ukuran karoseri dan tonase mobil box bervariasi tergantung varian dan mereknya. Misalnya, ukuran karoseri mobil box grandmax memiliki panjang 2,3 meter, lebar 1,57 meter, tinggi 1,32 meter, dan tonase 900 kg.

Sedangkan ukuran karoseri mobil box fuso adalah panjang 5,7 meter, lebar 2,3 meter, tinggi 2,4 meter, dan tonase hingga 7 ton.

Kegunaan mobil box cocok untuk mengangkut barang-barang yang membutuhkan perlindungan ekstra dari cuaca atau pencurian seperti makanan, obat-obatan, pakaian, dokumen, dan masih banyak lagi.

Mobil Engkel

mobil engkel

Jenis kendaraan logistik selanjutnya adalah mobil engkel. Ini adalah jenis mobil logistik yang memiliki satu sumbu roda belakang atau single axle.

Mobil engkel memiliki dua varian yaitu blind van dan colt diesel engkel (CDE). Ukuran karoseri blind van rata-rata memiliki panjang 1,5 meter, lebar 1,6 meter, tinggi 1,08 meter, dan tonase 1 ton.

Sedangkan ukuran karoseri CDE rata-rata memiliki panjang 3,3 meter, lebar 1,7 meter, tinggi 1,8 meter (bak tertutup) atau 80 cm (bak terbuka), dan tonase hingga 2 ton.

Mobil engkel cocok untuk mengangkut barang-barang yang berukuran besar dan berat seperti mesin industri, alat pertanian, perabotan kantor, dan lain-lain.

Mobil CDD

mobil CDD

Mobil CDD adalah singkatan dari colt diesel double yang merupakan jenis truk logistik yang memiliki dua sumbu roda belakang atau double axle.

Jenis mobil CDD juga memiliki dua varian yaitu bak tertutup dan bak terbuka. Untuk ukuran karoseri mobil CDD, rata-rata panjangnya 4,5 meter, lebar 2,05 meter, tinggi 2 meter (bak tertutup) atau 1 meter (bak terbuka), dan tonase 4 ton.

Kegunaan mobil CDD sangat cocok untuk mengangkut barang-barang yang besar dan berat seperti kayu, besi, semen, batu bata, dan sebagainya.

Mobil Fuso

mobil Fuso

Jenis container logistik yang satu ini adalah jenis kendaraan logistik besar yang memiliki tiga sumbu roda belakang atau triple axle.

Mobil fuso juga memiliki dua varian yaitu bak tertutup dan bak terbuka. Ukuran karoseri mobil fuso rata-rata memiliki panjang 6 meter, lebar 2,4 meter, tinggi 2,5 meter (bak tertutup) atau 1,5 meter (bak terbuka), dan tonase hingga 8 ton.

Mobil fuso biasanya berguna untuk mengangkut barang-barang yang sangat besar dan berat seperti kontainer, alat berat, tangki air, dan masih banyak lagi. Kendaraan ini juga penting dipertimbangkan ketika Anda mencari cara memilih kendaraan logistik.

Mobil Tronton

mobil tronton

Contoh kendaraan logistik terakhir adalah kendaraan logistik tronton. Ini adalah jenis kendaraan logistik terbesar yang memiliki empat sumbu roda belakang atau quadruple axle.

Mobil logistik tronton hanya memiliki satu varian yaitu bak terbuka. Ukuran karoseri mobil tronton memiliki rata-rata panjang 7 meter, lebar 2,5 meter, tinggi 1,8 meter, dan tonase 10 ton.

Mobil logistik tronton cocok untuk mengangkut barang-barang luar biasa besar dan berat seperti kapal, pesawat terbang, jembatan, dan sebagainya.

Kesimpulan

mobil logistik

Mobil logistik adalah mobil yang biasanya digunakan untuk mengangkut barang dari satu tempat ke tempat lain untuk memudahkan proses distribusi barang. Jenis-jenis kendaraan logistik yang paling umum di Indonesia adalah mobil pickup, mobil box, mobil engkel, mobil CDD, mobil fuso, dan mobil tronton.

Masing-masing jenis kendaraan logistik di atas memiliki ukuran karoseri dan tonase yang berbeda-beda, yang berfungsi sesuai dengan kegunaannya. Semakin besar dan berat barang yang diangkut, maka semakin besar dan kuat pula jenis mobil logistik yang dibutuhkan.

Jika Anda ingin menemukan kendaraan logistik yang tepat bagi keperluan bisnis Anda, pastikan untuk mengetahui jenis barang yang akan Anda kirim, jarak pengiriman barang, dan biaya pembelian atau penyewaan mobil logistik.

Itulah artikel mengenai jenis-jenis mobil logistik. Dapatkan juga layanan profesional dari kami melalui link berikut ini.

contact-us-donk